EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Manajemen PPJ Dinilai Kacau, DPRD Kota Bogor Desak Direksi Bertindak
Ex-Pose.net, Bogor — Komisi II DPRD Kota Bogor menyoroti keras buruknya pengelolaan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Manajemen di nilai tidak terkoordinasi, lamban merespons masalah, dan lemah dalam pengawasan internal.
Anggota Komisi II, Rifki Alaydrus, menyebut kondisi PPJ memprihatinkan dan meminta direksi bersikap tegas.
Baca juga: IGoWa Tekan Pemkot Bogor Buka Detail Kerjasama Media Miliaran Rupiah
“Jika ada oknum yang bermain, jangan ragu bertindak. Kalau tidak mampu, serahkan mandatnya,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya pada Jumat, 28 November 2025.
Baca juga: Promosi Jabatan Pemkot Bogor Dipertanyakan, Sistem Merit Dipertaruhkan
Menurutnya, di tengah sorotan tersebut, muncul pula rumor adanya karyawan yang di sebut pernah terlibat kasus korupsi. DPRD meminta PPJ memberikan klarifikasi terbuka.
Baca juga: Rekaman Dugaan “Jual Beli Kursi” SMP Negeri Kota Bogor, Tarif Tembus Rp 28 Juta
“PPJ bukan tempat berlindung bagi individu dengan rekam jejak bermasalah,” tegas Rifki.
Lanjutnya, sejumlah pasar di bawah PPJ juga di keluhkan tidak terkelola dengan baik. Mulai dari PKL yang meluas hingga penataan pedagang yang tak terarah.
“Kami mendesak direksi melakukan pembenahan total melalui audit internal, penataan ulang organisasi. Dan penindakan terhadap oknum yang terindikasi menyimpang,” ujar Rifki.
“Tentunya dalam hal ini, PPJ kini berada di persimpangan untuk memperbaiki manajemen atau menghadapi tuntutan perubahan kepemimpinan dari publik,” sambung Rifki.












