scrol kebawah untuk membaca
BeritaHeadline

Demo DPR Mereda Usai Hujan Deras; Puan Minta Usut Tuntas Affan Kurniawan

×

Demo DPR Mereda Usai Hujan Deras; Puan Minta Usut Tuntas Affan Kurniawan

Sebarkan artikel ini
Demo DPR Mereda Usai Hujan Deras; Puan Minta Usut Tuntas Affan Kurniawan

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Demo di depan DPR/MPR sempat ricuh dengan pelemparan petasan dan pembakaran ban, mereda usai hujan. Puan meminta penyelidikan kematian Affan Kurniawan transparan.
Demo di depan DPR/MPR sempat ricuh dengan pelemparan petasan dan pembakaran ban, mereda usai hujan. Puan meminta penyelidikan kematian Affan Kurniawan transparan.

Demo DPR di Depan Gedung DPR/MPR Mereda Usai Hujan Deras

JAKARTA, 29 Agustus — Demo DPR, Ribuan massa unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR Jakarta Pusat sempat memanas Jumat malam, dengan aksi pelemparan petasan, pembakaran ban, dan usaha merusak fasilitas publik. Namun, ketegangan mereda setelah hujan deras turun sekitar pukul 18.15 WIB, memaksa sebagian demonstran mencari perlindungan—meski banyak juga yang bertahan di bawah hujan, menunjukkan amarah belum padam sepenuhnya.

Latar Belakang Aksi dan Kekerasan Massa

Pemicunya: Tragedi Affan Kurniawan

Aksi demonstrasi dipicu oleh kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025, di kawasan Senayan.Ia menjadi simbol kemarahan publik terhadap penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat.

Kericuhan di Sejumlah Titik Demo

Demonstrasi menyebar ke sejumlah titik di Jakarta:
– Depan Gedung DPR/MPR: mulai memanas sekitar pukul 17.00 WIB dengan pelemparan petasan ke dalam kompleks parlemen, upaya merusak CCTV, dan pemanjatan pagar setinggi sekitar 5 meter.
– Jalan Tol S. Parman: ban bekas dibakar di tengah jalan menjelang pukul 18.00 WIB.
– Polda Metro Jaya: massa membakar pos penjagaan sekitar pukul 19.00 WIB dan melempar petasan ke area sekitar. Polisi merespons dengan water cannon dan gas air mata.:contentReference[oaicite:5]{index=5}
– Kwitang (Mako Brimob): sebelumnya, demonstran sempat menyalakan petasan dan melempar benda keras ke arah markas, direspons polisi dengan gas air mata.

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Tanggapan Resmi: DPR dan Penyelidikan Polisi

Permintaan Transparansi dari Ketua DPR

Ketua DPR, Puan Maharani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan dan meminta agar penyelidikan berjalan tuntas dan transparan. Dia berjanji DPR akan mengawal proses tersebut hingga selesai. Puan juga menyampaikan permintaan maaf atas kinerja DPR yang dinilai belum maksimal dan menegaskan komitmen lembaga untuk terus mendengar aspirasi rakyat.

Pemeriksaan Internal Polri

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, memastikan bahwa tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut kini berada di bawah pemeriksaan internal.

Kesimpulan dan Dampak

– Aksi demo berlangsung panas dengan tindakan destruktif seperti pelemparan petasan, pembakaran ban, dan perusakan fasilitas publik.
– Hujan deras membantu meredam ketegangan, namun demonstran tetap menunjukkan tekadnya.
– Proses hukum dan transparansi penyelidikan menjadi titik fokus bagi DPR dan publik.
– Insiden ini memperlihatkan betapa krusialnya respons aparat dan representasi politik dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Penulis : Falfiano
Editor : FA Redaksi


Kerusuhan dan Bentrokan Demo 25 Agustus Memanas, Senayan Mencekam Menjelang Malam

Demo Hari Ini Bentrokan Pecah, Aparat dan Massa Pendemo Terlibat Saling Serang

Affan Kurniawan, Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob Saat Antar Makanan

Dua Driver Ojol Jadi Korban Rantis Brimob, Affan Tewas Umar Selamat

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »
Demo di depan DPR/MPR sempat ricuh dengan pelemparan petasan dan pembakaran ban, mereda usai hujan. Puan meminta penyelidikan kematian Affan Kurniawan transparan.
Demo di depan DPR/MPR sempat ricuh dengan pelemparan petasan dan pembakaran ban, mereda usai hujan. Puan meminta penyelidikan kematian Affan Kurniawan transparan.